Pencarian pada:
 
Detail Cantuman Resensi
Judul : Pocong Rumah Angker, Teror Pocong Mencari Barang Yang Hilang
Judul Film : Pocong Rumah Angker
Sutradara : Koya Pagayo
Pemeran : Donita, Zaki Zimah, Pamela Bowie, Krisna Patra, Radith.
Publikasi : Jakarta: Mitra Pictures – Bic Production, Desember 2010
Penulis : KapanLagi.com -Oleh: Puput Puji Lestari
Sumber : Http://www.kapanlagi.com/film/indonesia/pocong-rumah-angker-teror-pocong-mencari-barang-yang-hilang.
Subjek : [ Tidak dicantumkan ]

Zaki (Zaki Zimah), Joana (Donita), Ipung (Krisna Patra) dan Reni (Pamela Bowie) kontributor untuk sebuah kantor berita online, mencari kisah seram untuk ditulis sebagai berita. Atas saran Joana, mereka mengunjungi rumah kosong yang selama ini dikenal sebagai tempat pembuangan dan penguburan mayat dalam kasus kriminal. Kedatangan Joana, Zaki, dan Reni untuk mendokumentasikan situasi bangunan dengan handycame, disambut oleh penampakan penari jaipong yang cantik. Namun, penari tersebut segera berubah wujud jadi pocong saat mereka memalingkan muka sejenak.

Di rumah tersebut, Joana tanpa sengaja menemukan payung usang dan mengembangkannya. Zaki percaya hal tersebut akan mengundang makhluk-makhluk gaib. Joana bersikukuh tidak mempercayai takhayul tersebut. Namun, semenjak itu Zaki, Joana dan Debby kerap diganggu oleh penampakkan berupa sosok wanita penari jaipong dan pocong. Mereka menjalani hari-hari dengan perasaan was-was.

Lebih menyeramkan lagi, Lilis, sang penari jaipong, menghampiri rumah Zaki dan dipersilahkan menginap oleh Ipung. Ipung merasa kasihan karena LIlis kemalaman di jalan. Sementara itu, Zaki yang mengetahui kebenarannya merasa was-was sepanjang malam. Ipung yang tidak tahu malah merasa senang dengan kehadiran Lilis. Bahkan sampai ke kampus, Lilis pun mengikuti Ipung. Setelah menunggu lama di toilet kampus, barulah Lilis kepergok berwujud pocong oleh Ipung. Mereka pun ketakutan kembali.

Merasa teror semakin menjadi, Joanna dan Reni mengusulkan untuk meminta maaf di rumah angker tersebut. Ide itu tidak mendapat persetujuan dari yang lain. Namun Joanna dan Reni tetap melakukannya. Setelah meminta maaf, mereka bertemu seorang kakek misterius di rumah angker itu. Si kakek memperingatkan Debby dan Joana bahwa arwah penari jaipong itu akan berhenti menggentayangi setelah mendapatkan barang berharga yang hilang dari tubuhnya.

Untuk mendapatkan jawabannya, mereka mengunjungi ibu Lilis. Kebetulan, Lilis memberikan alamat rumahnya kepada Ipung saat menginap di rumahnya. Rahasia terkuak lewat cerita ibunya. Dari cerita itulah, mereka mencari jalan untuk melepaskan teror pocong.

Zaki membuat film ini lucu berkat kemampuan aktingnya merubah mimik dalam waktu sempit. Penonton bukannya takut, justru tertawa saat Zaki muncul. Beberapa poin dari film ini nyaris sama dengan film pocong yang tayang bulan September lalu dengan pemain utama yang sama. Teror sepanjang film ini diputar, bagi penyuka film horor, bisa jadi poin menyenangkan. Karena adrenalin akan dipacu melihat penampakan yang berubah-ubah bentuknya

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Jl. Salemba Raya 28A Kotak Pos 3624
Jakarta 10002 - Indonesia

Jam Layanan

Senin - Jumat : 09.00 - 15.00 (WIB)

Kontak Kami

(021) 929 209 79
(021) 392 7919; (021) 319 084 79 (fax)
info@perpusnas.go.id

©2015 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia