Pencarian pada:
 
Detail Cantuman Resensi
Judul : Perjaka Terakhir, Transformasi Kekuatan Beladiri
Judul Film : Perjaka Terakhir
Sutradara : Jacki
Pemeran : Fahrani, Ringgo Agus Rahman, Barry Prima, Barri Bintang, Joe Project P, Weni Rosaline
Publikasi : Jakarta: Dwiangkara, 2010
Penulis : Fahrani, Ringgo Agus Rahman, Barry Prima, Barri Bintang, Joe Project P, Weni Rosaline
Sumber : Http://www.kapanlagi.com/film/indonesia/perjaka-terakhir-2-transformasi-kekuatan-beladiri.html
Subjek : [ Tidak dicantumkan ]

 

Berbeda dengan kisah PERJAKA TERAKHIR yang pertama, seri kedua PERJAKA TERAKHIR 2 memiliki cerita yang lebih kompleks. Sam (Fahrani), bekerja sebagai penjaga supermarket 24 jam. Saat bekerja, Sam menemukan kecurangan pembeli yang mengutil barang dagangannya. Namun, saat berusaha menegur dan memperingatkan, Sam justru mendapati kenyataan pahit. Tubuh penjahat telah penuh bom yang digunakan untuk mengancam kasir agar menyerahkan semua uang di brangkas.

Setelah mendapatkan uang, penjahat tersebut kabur dan dikejar Sam. Karena posisi di luar ruangan Sam merasa lebih leluasa mengejar penjahat tersebut. Tanpa disangka, di luar supermarket, Sugeng (Ringgo Agus Rahman), seorang polisi melihat si penjahat ngebut dengan motor dan ikut mengejarnya. Sugeng berusaha mengejar penjahat namun penjahat berhasil melarikan diri. Sugeng terluka.

Melihat kemampuan Sam bertarung, Sugeng merasa rendah diri. Karena itulah Sugeng membuat perjanjian dengan para guru Sam. Ia akan membantu mempromosikan perguruan, termasuk dengan memasukkan para master untuk tampil di TV. Para master memaksa Sam untuk melatih Sugeng lebih intensif, demi nama baik perguruan. Sam harus mengajar Sugeng supaya jago bela diri. Latihan demi latihan dijalani Sugeng.

Di saat yang bersamaan, suksesnya perguruan silat Sam membuat berang perguruan lain yang lebih canggih dan mahal. Ketua perguruan saingan, Ki Wedan (Joe Project P) ingin mencari siapa Sugeng yang katanya sangat jagoan. Ia mengirim anak-anak buahnya yang jago untuk menangkap Sugeng. Namun dibantu Sam, Sugeng berhasil selamat. Yang lain tidak bisa, Ki Wedan memutuskan untuk turun tangan sendiri. Ia ingin sekali menantang Sugeng duel. Ia menculik Sam dan berhasil mengalahkan semua master. Ki Wedan membawa Sam ke atas Monas dan menunggu Sugeng di sana.

Saat terdesak kemampuan Sugeng meningkat drastis. Upaya menyelamatkan Sam berhasil. Dia menjadi pria terakhir dalam penantian Sam untuk bebas dari cengkraman Ki Wedan. Untuk kategori film action, film ini lebih mengandalkan trik kamera untuk memberi kesan pertarungan yang hebat. Jadi greget film action kurang terasa, namun cerita dramanya cukup kuat

 

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Jl. Salemba Raya 28A Kotak Pos 3624
Jakarta 10002 - Indonesia

Jam Layanan

Senin - Jumat : 09.00 - 15.00 (WIB)

Kontak Kami

(021) 929 209 79
(021) 392 7919; (021) 319 084 79 (fax)
info@perpusnas.go.id

©2015 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia