Pencarian pada:
 
Detail Cantuman Resensi
Judul : Pulau Hantu, Film Mistik Erotik ala Indonesia
Judul Film : Pulau hantu
Sutradara : Jose Purnomo, Beny Akhmad Basuni
Pemeran : Abdurrahman Arif; Bramasto; Indri Yanuarti; Kartika Ayuningtyas; Ricky Harun; Rini Oktaviani; Ufara Dzikri; Yediael Luntungan
Publikasi : Jakarta: MVP Pictures, 2007
Penulis : KapanLagi.com/(kpl/lin)
Sumber : Http://www.kapanlagi.com/a/resensi_film.html
Subjek : [ Tidak dicantumkan ]
Jose Purnomo memang dikenal sebagai sutradara film yang sering menghadirkan sesuatu yang baru. Sebut saja JELANGKUNG (2001) bersama Rizal Mantovani, serta ANGKER BATU (2007), dua film bergenre horor yang kaya dengan teknik-teknik baru. Di film barunya kali ini, PULAU HANTU, Jose pun kembali menyuguhkan teknik pengambilan gambar baru dari bawah laut atau underwater shoot. Sesuatu yang jarang dilakukan oleh filmmaker tanah air. Dalam film ini, selain menghadirkan keindahan, yang telah menjadi trademark Jose, juga dibumbui dengan bikini. Jadi tak berlebihan kalau film PULAU HANTU dapat disebut sebagai film mistik erotik ala Indonesia. Film ini bercerita tentang delapan sahabat yang berlibur dengan kapal pesiar yang harus berbelok arah dan menurunkan mereka di sebuah pulau kecil nan indah. Mereka kemudian memutuskan untuk menghabiskan masa liburan di pulau tersebut. Delapan orang tersebut adalah Dante (Ricky Harun) yang paling pintar dan bermanfaat bagi sahabat-sahabatnya yang lain, namun dia sering membuat pernyataan yang terkadang bikin orang lain termangut, sayangnya yang paling penakut dari semuanya. Alisha (Kartika Ayuningtyas) adalah kekasih Abel dan perempuan yang santai dan tidak pemarah. Di balik hubungannya dengan Abel, dia juga tertarik dengan Mario. Mario (Yediael Luntungan) tampak lebih dewasa dari umurnya, dan dia telah jatuh hati dengan Alisha. Radella (Indri Yanuarti) yang sangat senang bersolek dan berdandan. Dia tidak suka dengan Alisha, karena dia menginginkan Abel sebagai pacarnya. Meryl (Ufara Dzikri) sangat terpikat oleh daya tarik Dante, namun di balik semua itu dia sering melakukan kebodohan-kebodohan yang menjadikannya salah satu teman baiknya. Abel (Bramasto) adalah anak orang kaya yang membiayai perjalanan liburan kedelapan temannya. Dia juga merupakan sosok yang tidak pernah hidup susah dan itu membuatnya sedikit arogan. Dia tidak lain adalah kekasih Alisha. Nero (Abdurrahman Arif) selalu berusaha menguasai pembicaraan dan suka sekali mencari perhatian. Selain itu dia sangat usil dan iseng, serta pandai bermain gitar. Tracy (Rini Oktaviani) kompak banget dengan Meryl dalam segala hal dan diam-diam tertarik dengan Nero. Ternyata, di balik keindahannya, pulau tersebut menyimpan rahasia yang membawa maut terkait pemilik pulau tersebut, sesuatu yang berbahaya. Sementara delapan orang remaja ini bersenang-senang di pantai, ada yang mengintai dan ingin mengambil nyawa mereka satu per satu. Film yang skenarionya digarap Jose bersama Beny Akhmad Basuni dan diproduksi MVP Pictures ini proses produksinya memakan waktu 3 bulan dari mixing sampai editing. Uniknya visualisasi dari hantu-hantu didapat dari mimpi-mimpi Jose

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Jl. Salemba Raya 28A Kotak Pos 3624
Jakarta 10002 - Indonesia

Jam Layanan

Senin - Jumat : 09.00 - 15.00 (WIB)

Kontak Kami

(021) 929 209 79
(021) 392 7919; (021) 319 084 79 (fax)
info@perpusnas.go.id

©2015 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia