Pencarian pada:
 
Detail Cantuman Resensi
Judul : Skandal Cinta Babi Ngepet, Babi Dalam Balutan Roman Komedi
Judul Film : Skandal cinta babi ngepet
Sutradara : KK Dheeraj
Pemeran : Arthur Tobing; Chika; Ferry Fernandez; Olga Syahputra; Ratu Felisha
Publikasi : Jakarta: K2K Production, 2008
Penulis : KapanLagi.com/(kpl/lin)
Sumber : Http://www.kapanlagi.com/a/resensi_film.html
Subjek : [ Tidak dicantumkan ]
Tak begitu sukses dengan film horor pertamanya, GENDERUWO, K2K Production milik KK Dheeraj kembali merilis film horor yang masih mengambil tema legenda yang beredar di masyarakat. Kali ini K2K mengangkat kisah urban legend tentang babi jadi-jadian, alias babi ngepet dan dikemas dalam drama roman-komedi zaman sekarang. Film berdurasi 90 menit ini dibintangi oleh Ratu Felisha sebagai Putri, Ferry Fernandez (Ridho), Olga Syahputra (Ryan), Chika, dan Arthur Tobing (Pak Hasan, ayah Putri). Putri digambarkan sebagai pelajar SMU, seorang gadis binal, anak dari seorang duda kaya raya. Putri terjebak dalam pergaulan bebas yang mengejar kenikmatan seks bersama dengan kawan-kawannya Ryan (Olga) dan Chika (Chika). Dalam satu peristiwa kecelakaan, ia diselamatkan oleh Ridho, seorang pemuda miskin yang mencari nafkah sebagai tukang ojek. Putri yang angkuh dan sombong ternyata kemudian jatuh hati pada Ridho. Sayangnya hubungan mereka tidak direstui oleh Pak Hasan yang merasa terhina bila anak gadisnya menikah dengan seorang tukang ojek. Kekuatan asmara membuat Putri ikhlas dipersunting Ridho, meskipun harus hidup serba kekurangan. Tidak tahan pada hinaan, Ridho pun nekad menempuh jalan pintas untuk menjadi kaya raya. Ridho mengambil cara memuja setan dan mengambil ilmu babi ngepet, dengan imbalan Putri harus mau melayani mahluk gaib tersebut. Pada awalnya mereka cukup berhasil, pada malam-malam tertentu, Ridho berubah menjadi seekor babi dan mendatangi rumah orang kaya untuk memindahkan kekayaan mereka. Sedangkan Putri menjadi penunggu lilin. Hari yang naas tiba. Ridho tewas diamuk massa. Putri yang mengalami guncangan mental dibawa pulang dan dirawat oleh Pak Hasan. Persoalan belum selesai sampai di situ. Putri ternyata hamil, padahal yang menggaulinya bukan hanya sang suami tetapi juga roh jahat babi ngepet. Film yang menghabiskan waktu syuting 2 minggu ini akan tayang pada tanggal 27 Maret 2008. Sang produser, KK Dheeraj, menjanjikan film ini bakal lebih baik dari pendahulunya, GENDERUWO. Benarkah?

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Jl. Salemba Raya 28A Kotak Pos 3624
Jakarta 10002 - Indonesia

Jam Layanan

Senin - Jumat : 09.00 - 15.00 (WIB)

Kontak Kami

(021) 929 209 79
(021) 392 7919; (021) 319 084 79 (fax)
info@perpusnas.go.id

©2015 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia