Pencarian pada:
 
Detail Cantuman Resensi
Judul : Gaby dan Lagunya, Realita Cinta dan Kehidupan Anak Band
Judul Film : Gaby dan Lagunya
Sutradara : Nayato Fio Nuala
Pemeran : Karina Nadila, Guntur Triyoga, Leylarey Lesesne, Rendy Kjaernett, Gege Elisa, Soraya Putri.
Publikasi : Jakarta: PT Batavia Pictures, November 2010
Penulis : KapanLagi.com -Oleh: Puput Puji Lestari
Sumber : Http://www.kapanlagi.com/film/indonesia/gaby-dan-lagunya-realita-cinta-dan-kehidupan-anak-band.html
Subjek : [ Tidak dicantumkan ]

Kisah anggota band di sebuah cafe yang terdiri atas Popo ( Guntur Triyoga), Nando (Rendy Kjaernett), Gitta (Leylarey Lesesne), Angel (Gege Elisa), Agnes (Soraya Putri) merangkum lagu yang sempat pupuler pada tahun 2008 Jauh Kau Pergi. Hubungan personal antara Popo dan Gitta sering menjadi ganjalan dalam kemajuan karir band tersebut. Popo, yang menggawangi band tersebut, tidak pernah bisa tegas menerapkan aturan disiplin waktu, anti narkoba, dan anti free seks pada mantan pacarnya tersebut. Otomatis hal tersebut membuat Nando merasa tidak nyaman karena sang ketua pilih kasih.

Keadaan berubah ketika Popo bertemu dengan Gaby (Karina Nadila). Meskipun awam soal musik, suara Gaby cukup bagus untuk menyanyikan lagu band tersebut. Cemburu dengan kehadiran Gaby di samping Popo, Gitta mulai nekad. Dia semakin terpuruk dengan narkoba dan bahkan hamil. Mengetahui bahwa Gitta hamil, Popo dengan berat hati mengeluarkan Gitta dari band dan mengganti vokalisnya dengan Gaby.

Kehadiran Gaby ternyata membawa keberuntungan besar. Produser langsung melirik band mereka dan mengajak rekaman. Di tengah kemajuan karir, Popo menyimpan persoalan mamanya yang menjadi gila akibat ditinggalkan papanya. Sementara Gitta berusaha mendekati Popo dengan berbagai macam alasan. Saat Popo dan Gitta berpelukan, Gaby memergoki dan patah hati.

Perjuangan karir band kembali di ujung tanduk karena Gaby enggan latihan. Sementara Popo juga disibukkan mengurus mamanya. Gitta semakin nekad dengan mencoba bunuh diri. Perasaan Popo yang ingin memenangkan hati Gaby dikesampingkan untuk menyelamatkan Gitta. Rupanya Gitta menyimpan rahasia besar yang membuat hati Gaby luluh.

Saat penandatangan kontrak yang ditunggu-tunggu tiba, tapi Popo justru menghilang tanpa kabar. Kabar datang justru dari orang tak dikenal yang memberitahukan Popo terluka.

Film ini diadaptasi dari kisah lagu Gaby yang memang fenomenal. Kisah seorang gadis yang bunuh diri karena ditinggal mati kekasihnya, dan sebelum bunuh diri, si gadis menciptakan dan menyanyikan lagu tersebut. Memang ceritanya berbeda dengan versi yang beredar di masyarakat. Namun, racikan ceritanya cukup nyambung.

Yang membuat tidak nyaman dalam film ini adalah angle gambar yang selalu sama. Bawah, kanan, atas, dan frontal di depan sehingga cenderung membosankan. Editing sound juga tidak tergarap sempurna. Positifnya, untuk remaja yang ingin belajar realita dunia band, film ini mungkin bisa jadi panduan bahwa kesuksesan sebuah band itu butuh kerja keras

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Jl. Salemba Raya 28A Kotak Pos 3624
Jakarta 10002 - Indonesia

Jam Layanan

Senin - Jumat : 09.00 - 15.00 (WIB)

Kontak Kami

(021) 929 209 79
(021) 392 7919; (021) 319 084 79 (fax)
info@perpusnas.go.id

©2015 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia