Pencarian pada:
 
Detail Cantuman Artikel
Judul : PERPEFI award jang pertama di Indonesia: Badan wakaf-nja hendaklah dibentuk
Penulis : Haznam Rahman
Sumber : Aneka Olahraga dan Film No. 28 tahun VIII, 1 Desember 1957 halaman 13
Subjek : Film

                            PERPEFI award jang pertama di Indonesia: Badan wakaf-nja hendaklah dibentuk

Dengan meluasnja publikasi Perpefi sekitar akan dilahirkan atas ichtiar Perpefi sendiri suatu bentuk “Award” jang chusus diberikan kepada para dunia pembikinan film nasional, sudah sampai kedaerah2. Tjara Perpefi berpikir dapat disambut dengan hangat, bahwa langkah baru jang sangat produktif sekali sudah mulai mendjelma.

KEHEBOHAN MASJARAKAT film selama ini jang bersimpang siur tentang antara lain soal kekandasan finansil, tak ada pasaran dalam negeri serta peraturan2 jang menjempitkan gerak djalan madju perusahaan2 film pada hakikinja bukanlah merupakan kelesuan atau putus-asa, tapi adalah satu tjontoh dari kejakinan dan ketamahan bekerdja. Dalam pada itu merekapun tidak pula lepas dari pada serangan2, ketjam2an jang pedas2 dari pihak luar jang menamakan pihak kritisi-film, jang banjak terdiri dari kaum penulis2 serta peminat film sendiri.
 
Namun pihak pengusaha film serta artisnja madju terus dan pihak kritisi inipun djuga djalan terus. Kedua intansi ini melihat, bahkan sama2 meihat, sampai dimanakah tiba saatnja saling pengertian jang mendalam antara mereka, satu pengertian jang mempunjai bentuk kedjajaan serta kebanggaan nasional. Apakah kaum kritisi itu melulu kaum jg. kepala batu ataukah juga djuga golongan pengusaha film itu lebih batu lagi tak mau tahu segala.
 
Djustru berpegang atas pendirian serta berpidjak atas fundament kemadjuan nasional, bahkan mereka senantiasa berusaha dengan penuh kepala dingin dan tegas jang diredhai oleh pergerakan bangsa, akan menumbuhkanlah dunia pengertian jang dipudjikan sekali.
 
Djelas kini tampak dengan lahirnja usaha Perpefi dengan idee barunja jang baik, baik menurut anggapan kita karena ia akan mendjadi kejakinan bersamalah bahwa idee tersebut suatu daja pendorong jang besar sekali.
                                                                        *
Adanja daja konkritasi kegiatan untuk memberikan penilaian jang berharga untuk suatu bidang diantara sekian banjak bidang2, merasakan kepada seluruh massa pantjaran sinar pembangunan jg. besar. Lahirnja Award dari djurusan Perpefi, maka antara dua dunia jang selama ini saling berhantaman, mendekati satu samal lain penuh rasa pengertian pembangunan nasional jang diredhai, njatalah pembuktian hasil kepala dingin dan kerdjasama selama ini.
 
Kaum kritisi jang gatal penanja telah menondjolkan dirinja disaat ini, bahwa kegatalan penanja itu semata2 karena tjetusan rohaninja akibat tebal rasa kasih serta tjintanja kepada perkembangan dunia film nasional sebagai usaha bangsa sendiri. Djauh berdjalan, nistjaja sedjauh itu pula perobahan ada. Sedjauh itu berapa pentjapaian kemadjuan dapat ditingkat, nistjaja pula tiba disaat2 jang sesuai dengan pentjapaian itu.
 
Timbulnja daja kedjudjuran bagi persamaan tjita2, djuga menanti harapan jg. njata pula. Kedjudjuran itu menghendaki lagi keabadiannja. Harapan tiap kita, djanganlah kiranja nilai kedjudjuran itu hanja insidentil belaka tak berakar buat abad2 jang akan datang.
 
Para wartawan film telah berdjalan diatas garis2 lurus jang membangun jang harus ditjapai oleh taraf kegiatan bangsa dan tanah air. Demikian pula pengusaha film nasional demi memandang patokan2 ini lambat laun telah mulai dapat merumuskan perdjuangannja selama ini dalam fungsinja dan terhadap masjarakat seluruhnja. Hasil pengusaha film adalah seiring dengan hasil para artis serta djuga hasil dari petugas pelaksana dari film itu seluruhnja. Maka djustru demikian, lahirlah Award dari Perpefi sebagai bentuk penilaian jang djudjur terhadap perkembangan industri film nasional.
                                                                        *
Apakah Award ini atau Perpefi Award ini akan kekal sebagai pendjelmaan dari bentuk daja kreatie rakjat jang konkrit dalam tjorak istimewa jang achirnja merupakan hal jang tradisionil di tanah air kita ? Ini adalah harapan jang wadjib mendjadi tindjauan serta pemikiran mutlak dari Perpefi chususnja dan masjarakat seluruhnja. Kita sudah banjak mendengar keahlian bangsa2 lain untuk memupuk sesuatunja hingga ia abadi dari massa kemasa. Pengalaman dan pengetahuan ini hendaklah djadi sendi jg. terbaik dari kita bersama. Award ini djuga ada di Amerika, India dan di Eropah. Tentu masih dalam pikiran kita semuanja tentang hadiah2 Nobel jang turun-temurun itu. Foundation2 lainnja jang masih utuh organisasi dan administrasinja. Bahkan kesemuanja itu makin lama makin kuat, makin dipertjajai dunia dan makin sangat bermutu lagi bernilai fungsinja serta kedudukannja.
 
Dalam hal ini hendaklah kita menjadari kembali akan kesanggupan bangsa Indonesia terhadap pendjagaan/pemeliharaan sesuatu. Bangsa Indonesia jang baru bangun memulai mengerdjakan sesuatu jang besar lagi sangat berharga itu, diharapkan kiranja pemasangan fundamentennja benar2 kokh tak bisa ditumbangkan oleh angin maupun petir. Ia hendaklah kukuh selama2nja dengan nama sedjarah jang tetap kekal dari zaman serta menurut zamanja.
 
Perpefi Award akan djadi kebanggaan nasional. Kegiatan nasional jang akan tampil mewakili bangsanja dihadapan dunia lain. Ia akan tegak sama tinggi, duduk sama rendah dengan Award2 lain diatas dunia ini.
 
Djustru ia kepunjaan nasional maka sangatlah penting sekali pembitjaraannja jang mendalam tentang Award ini. Tidaklah sadja tentang kelahirannja. Malahan jg. sangat penting benar ialah mengenai kehidupannja jang terpupuk, jang terdjamin, jang terpelihara oleh pegangan tangan jang mengurusnja. Buat hari ini, buat besok, buat tahun depan dan buat masa datang jang pandjang.
Perpefi telah membuat satu mahakerdja jang awal, maka mahakerdja ini mahakerdja jang bertanggung djawab. Tanggung djawab demikianlah minta dirumuskan. Rumusan jang sudah masak penuh harapan ditunggukan oleh seluruh lapisan masjarakat Indonesia jang mentjapai pembangunan.
                                                                        *
Lahirnja Perpefi Award jang pertama ini, selaku sedjarah pertama bagi Indonesia, sedjarah jg. pertama pula bagi kalangan dunia artis dan industri film serta tak urung pula adalah buat jang pertama pula bagi para korps wartawan-film, bahkan sedjarah jang pertama buat seluruh kita, moga kita do’akan selamat.
 
Menudju djalan-kebaktian jang kita maksudkan tadi hendaklan mulai dari kini sudah seharusnja telah pula dapat disepakati. Kelahirnja jang mengagumkan ini akan lebih dikagumi selama2nja. Umpamakanlah lahirnja seorang baji jang dinantikan, nistjaja ia akan lebih disegani waktu dewasanja, kalau sang baji/anak itu mempunjai pendidikan, radjin lagi djudjur. Maka runtuhlah nasib sianak kalau saat dewasanja tidak punja pendidikan serta pemeliharaan apalagi ia mendjadi pendjahat.
 
Perpefi Award ini disarankan sudah sedjak kini dapat mentjari djalanja jang bahagia itu. Bahagia segala, bermutu segala, kuat segala dan djaja nilainja dari masa kemasa. Perpefi Award bukanlah untuk mendjadikan arena pertarungan, perebutan kalah atau menang penuh djiwa iri hati dan gelimang selisih dibawah termometer moral dan lain2 kekeliruan. Bahkan dapat kita menegaskan Award ini kelak pasti dapat merupakan pusat perhatian jang penuh rasa djiwa kedjudjuran, kesetiaan, penuh diliputi moral jang dipudjikan serta berdjalan atas garis2 kewadjiban jang sudah ditentukan buat kini dan buat masa datang. Perpefi Award dapat diharapkan sebagai penerus persatuan nasional jang kompak, djuga penganut musjawarah nasional dan Bhineka Tunggal Ika.
 
Maka harapan satu2nja, hendaklah “Perpefi Award” didjadikan atau diserahkan kepada suatu “Badan Wakaf jang berbadan hukum”, hingga badan wakaf ini dapat kelaknja bergerak bebas sebagai pewaris jang sjah jang diturun-temurunkan ke-tiap2 generasi demi generasi. Saran ini kiranja dapat dianggap sebuah ketentuan hukum, berkenaan tiap2 rakjat Indonesia menginginkan sesuatu jang besar terpimpin baik mutu maupun kesanggupanja.
Tentu pembatja akan maklum, bahwa Perpefi Award ini, tidaklah sama atau sama sekali sangat berlainan dengan apa jang pernah diadakan oleh pihak2 perseorangan ataupun melalui madjallah2 film atau surat kabar tentang pemilihan bintang2 film jang digemari dan dengan melalui suara2 terbanjak akan diberikan sebuah piala. Bukan tidak sering pula terdjadi jang mengharukan atas pilihan2 seperti ini, piala2 itu mendjadi heboh, pusat dari pertarungan dan perselisihan, peperangan pena jang memalukan, buka kulit tampak isi tak pernah ampun. Achirnja piala itu tak ada harga sama sekali. Tetapi Perpafi Award bukan itu. Mudah2an berikut dengan ini akan ada penulis sekitar Award ini jang ahli akan dapat memberikan petundjuk jang djelas terhadap kita sekalian.
 
Badan wakaf jang dimaksudkan tadi akan didjadikan pokok jang chusus memupuk, mempusakai, mendjamin hidupnja Award itu dari segala isi, mutu dan kesanggupan kebangsaan, jang tampil sebagai pewaris tunggal dari angkatan demi angkatan. Sedjarah tertulis Indonesia sudah dimulai dari kini.
 
Satu team penjelenggara Badan Wakaf Award Indonesia itu harus dibentuk. Pilihlah anggotanja terdiri dari orang2 pilihan jg. punja minat besar, jang disegani oleh seluruh masjarakat dan tanah air. Djuga akan dirasakan kebaikannja djika susunan team Badan dan Wakaf ini diambil dari tokoh2 daerah serta para tjerdik-tjendekiawan bangsa. Karena kita berpendirian sedemikian rupa, berhubung lahirnja Award dibidang kebudajaan tidaklah akan terlepas dari pada kebangunan nasional dan sudah seharusnja djadi milik nasional jang tradisionil, seperti Olahraga misalnja dengan PON-nja dan lain2 kegiatan.
 
Dengan lahirnja Perpefi Award djalan baru dengan kerikil2 jang sudah kelihatan digilas litjin oleh motorwals akan segera dapat didjalani, sebagai imbangan bahwa pembangunan disegala lapangan di Indonesia masih berdjalan dengan pesat dan giat. Sedikit waktu lagi tentulah akan sibuk dengan Perpefi Award, sebagai Award Indonesia jang pertama kepada jang berhak. Amin ! *

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Jl. Salemba Raya 28A Kotak Pos 3624
Jakarta 10002 - Indonesia

Jam Layanan

Senin - Jumat : 09.00 - 15.00 (WIB)

Kontak Kami

(021) 929 209 79
(021) 392 7919; (021) 319 084 79 (fax)
info@perpusnas.go.id

©2015 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia