Pencarian pada:
 
Detail Cantuman Insan Perfilman
Nama : Arifin C. Noer
Profesi : Sutradara
Tempat_lahir : Cirebon
Tanggal_lahir : 1941-03-10
Pendidikan :

Fakultas Sospol Universitas Cokroaminoto

Karya :
  • Rio Anakku (1973)
  • Melawan Badai (1974)
  • Suci Sang Primadona (1977)
  • Petualang-Petualang (1978)
  • Harmonikaku (1979)
  • Yuyun Pasien Rumah Sakit Jiwa (1979)
  • Serangan Fajar (1981)
  • Djakarta 1966 (1982)
  • Pengkhianatan G-30-S P.K.I. (1982)
  • Pengkhianatan G.30.S/Pki (1984)
  • Matahari-Matahari (1985)
  • Biarkan Bulan Itu (1986)
  • Cas Cis Cus (1989)
  • Taksi (1990)
  • Bibir Mer (1991)
  • Tasi Oh Tasi (1992)

Penghargaan :
  • Pemenang pertama sayembara penulisan lakon Teater Muslim \\\"Mega Mega\\\"
  • Pemenang kedua sayembara naskah drama (1967)
  • Pemenang pertama sayembara penulisan lakon DKJ naskah drama \\\"Kapai Kapai\\\" (1972)
  • Piala The Golden Harvest dalam FFA 1972 untuk dialog terbaik dalam film \\\"Pemberang\\\"
  • Pemenang skenario terbaik FFI 1973 dalam film \\\"Rio Anakku\\\"
  • Pemenang skenario terbaik FFI 1974 dalam film \\\"Melawan Badai\\\"
  • Sutradara terbaik versi FFI diperolehnya melalui film
Sumber : Apa Siapa Orang Film Indonesia 1926-1978 / disusun oleh Sinematek Indonesia. –- Jakarta : Yayasan Artis Film dan Sinematek Indonesia, 1979.

Arifin C. Noer memulai kiprahnya dalam dunia seni sejak kecil. Minatnya pada kesenian telah tumbuh sejak masih duduk di bangku SMP. Ia mengarang cerpen dan puisi, lalu mengirimkannya ke majalah mingguan yang terbit di Cirebon dan Bandung. Setamat SLA ia melanjutkan studinya di Universitas Cokroaminato Solo, dimana ia bergabung dengan Teater Muslim pimpinan Mohammad Diponegoro. Tahun 1968, ia hijrah ke Jakarta dan mendirikan Teater Ketjil. Naskah-naskahnya serta-merta menarik minat teaterawan dari generasi yang lebih muda, sehingga di mana-mana orang mementaskan karya Arifin C Noer. Sebagai pekerja seni, Arifin C Noer memberi sumbangan yang besar bagi perkembangan seni peran di Indonesia. Karya-karya tulisnya berupa naskah lakon yang kemudian disutradarainya dan dipentaskan oleh Teater Ketjil yang dipimpinnya, membuktikan kedudukannya sebagai salah satu pencetus bentuk teater modern. Kiprahnya sebagai sutradara kemudian membawanya pula ke dunia layar perak. Terbukti dengan sejumlah penghargaan di bidang seni mengukuhkan namanya sebagai salah satu seniman terpenting di Indonesia. Pada tanggal 28 Mei 1995 Arifin C Noer meninggal dunia karena sakit lever dan kanker.

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Jl. Salemba Raya 28A Kotak Pos 3624
Jakarta 10002 - Indonesia

Jam Layanan

Senin - Jumat : 09.00 - 15.00 (WIB)

Kontak Kami

(021) 929 209 79
(021) 392 7919; (021) 319 084 79 (fax)
info@perpusnas.go.id

©2015 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia