Pencarian pada:
 
Detail Cantuman Filmografi
Judul Film : Nagabonar jadi 2
Sutradara : Deddy Mizwar
Produser : Budiati Abiyoga; R. Giselawati Wiranegara
Pemeran_utama : Deddy Mizwar; Tora Sudiro
Pemeran_pembantu : Alda Savira; Big Dicky; Darius Sinathrya; Emir Alviandri Akram; Ence Bagus; Eno Suwandhi; Harris Nasution; Indra Birowo; Jaja Mihardja; Julia Perez; Julian Kunto; Leroy Osmani; Lukman Sardi; Mike Lucock; Nico Pelamonia; Nobuyuki Suzuki; Opie Kumis; Sakurta H. Ginting; Sapto Soetarjo; Uli Herdinansyah; Wawan Sugiawan; Wulan Guritno
Keterangan : Jakarta: PT Demi Gisela Citra Sinema, 2007
Deskripsi_fisik : Film berwarna; durasi 124 menit
Media : Film layar lebar
Subjek : Komedi
Bahasa : [ Tidak dicantumkan ]
Penulis_skenario : Musfar Yasin
Penulis_cerita : Musfar Yasin
Penata_artistik : Jody Rendra P
Penata_suara : Adi Molana Machmud
Penata_musik : Thoersi Argeswara
Penata_foto : Irwan Firdaus
Penyunting : Tito Kurnianto
Soundtrack : [ Tidak dicantumkan ]
Judul_lain : [ Tidak dicantumkan ]
Catatan : Film ini meraih penghargaan sebagai film terbaik dalam Festival Film Indonesia 2007 yaitu: - Pemeran pria terbaik (Deddy Mizwar) - Pemeran pendukung pria terbaik (Lukman Sardi) - Skenario asli terbaik (Musfar Yasin) - Tata suara terbaik (Adityawan Susanto dan Adimolana Machmud)
Sumber : Http://www.indonesianfilmcenter.com/
Nagabonar (Deddy Mizwar) sudah memiliki perkebunan luas kelapa sawit, sementara istri, emak, dan sahabat karibnya sudah meninggal dan dikubur di perkebunan itu juga. Suatu hari ia diminta anaknya, Bonaga (Tora Sudiro) yang lulusan S2 luar negeri dan sudah jadi pengusaha properti, untuk datang ke Jakarta. Begitu sampai di Jakarta, mulailah komedi berlangsung. Yang jadi bahan kali ini adalah membenturkan nilai-nilai lama khususnya nasionalisme zaman '45 dengan kondisi sosial politik ekonomi Indonesia 2007 yang penuh kepincangan dan korupsi. Bonaga dkk ingin mengubah perkebunan kelapa sawit Nagabonar menjadi resor mewah, bekerjasama dengan Jepang. Nagabonar marah dan frustrasi. Ia keliling Jakarta untuk melampiaskan kekesalannya. Semakin banyak kepincangan yang dilihatnya, tapi juga ia menyadari sudah terjadi perubahan besar. Ia tidak bisa menerima keadaan, tapi juga sangat cinta pada anak tunggalnya itu dan mencoba memahaminya. Bonaga sendiri lambat laun bisa memahami posisi moral bapaknya. Komedi terbaik dalam 10 tahun terakhir.

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Jl. Salemba Raya 28A Kotak Pos 3624
Jakarta 10002 - Indonesia

Jam Layanan

Senin - Jumat : 09.00 - 15.00 (WIB)

Kontak Kami

(021) 929 209 79
(021) 392 7919; (021) 319 084 79 (fax)
info@perpusnas.go.id

©2015 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia