Pencarian pada:
 
Detail Cantuman Filmografi
Judul Film : Love story
Sutradara : Hanny R. Saputra
Produser : Chand Parwez Servia
Pemeran_utama :

Acha Septriasa; Irwansyah

Pemeran_pembantu : Donny Damara; Henidar Amroe; Maudy Koesnaedi; Reza Pahlevi; Reza Rahadian; Anbo; Bella Graceva
Keterangan : [ Tidak dicantumkan ]
Deskripsi_fisik : Film berwarna; durasi 94 menit
Media : Film layar lebar
Subjek : Drama percintaan
Bahasa : [ Tidak dicantumkan ]
Penulis_skenario : Armantono
Penulis_cerita : Armantono
Penata_artistik : Budi Riyanto Karung
Penata_suara : Hikmawan Santosa
Penata_musik : Anto Hoed; Melly Goeslaw
Penata_foto : [ Tidak dicantumkan ]
Penyunting : Robby Barus
Soundtrack : [ Tidak dicantumkan ]
Judul_lain : [ Tidak dicantumkan ]
Catatan : [ Tidak dicantumkan ]
Sumber : Http://www.indonesianfilmcenter.com/pages/filminfo/movie.php?uid=89bc70ef06d6&title=Love%20Story
Ranti (Acha Septriasa) dan Galih (Irwansyah) selalu bersama-sama sejak belia. Kebersamaan yang menyemaikan cinta di hati mereka. Di daerah mereka tinggal tidak ada sekolah, sehingga Ranti dan Galih harus melakukan perjalanan cukup jauh untuk bersekolah. Ranti bercita-cita menjadi guru di desanya. Galih bertekad untuk merealisasikan mimpi Ranti. Ranti dan Galih mulai menginjak usia remaja dan keduanya seperti tak terpisahkan. Akan tetapi adat masyarakat melarang Galih dan Ranti untuk bersatu. Ada kepercayaan bahwa jikalau pernikahan orang desa Galih dan desa Ranti yang terpisahkan sungai, akan mengakibatkan bencana. Keduanya berpisah ketika Galih harus ikut orang tuanya (Maudy Koesnaedi dan Doni Damara) pindah ke kota. Sejak saat itu, tahun demi tahun dilalui Ranti tanpa Galih. Penantian cinta Ranti dilewatkan sambil mengajar di alam bebas ditemani Pengkor (Reza Rahadian), berharap satu ketika Galih akan kembali. Akhirnya Galih kembali untuk mewujudkan impian mereka. Galih ingin membangun sebuah sekolah untuk Ranti mengajar, lengkap dengan kincir air untuk sumber energi listrik. Ranti dan Galih sadar kalau mereka tak terpisahkan. Tetapi, masyarakat mengucilkan mereka justru karena Galih melamar Ranti. Galih habis-habisan berusaha mewujudkan pembangunan sekolah. Galih mengisi hari-harinya dengan kerja tanpa kenal waktu, sedangkan Ranti disekap oleh ayahnya (Reza Pahlevi) sedangkan nenek Ranti (Henidar Amroe) tidak kuasa menolong Ranti karena takut terjadi kutukan. Galih mulai didera sakit. Penduduk menganggap sakitnya Galih, adalah sebagai akibat pelanggaran adat. Galih bersikeras dengan perlawanannya, namun di saat yang sama sakitnya semakin parah. Perjuangan cinta mereka ternyata sulit menyentuh hati masyarakat. Penyakit Galih sudah sedemikian parah, Ranti tidak bisa merawatnya karena terus didera dan disekap. Akhirnya sebuah sekolah berdiri lengkap dengan kincir air. Kekuatan cinta Galih dan Ranti meluruskan pandangan keliru yang melarang dua hati untuk bersatu.

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Jl. Salemba Raya 28A Kotak Pos 3624
Jakarta 10002 - Indonesia

Jam Layanan

Senin - Jumat : 09.00 - 15.00 (WIB)

Kontak Kami

(021) 929 209 79
(021) 392 7919; (021) 319 084 79 (fax)
info@perpusnas.go.id

©2015 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia