Pencarian pada:
 
Detail Cantuman Filmografi
Judul Film : Sweetheart
Sutradara : Hanny R. Saputra
Produser : Ferry Angriawan
Pemeran_utama :
Marcel Chandrawinata, Aurellie Moeremans, Sabai Morscheck, Joanna Alexandra, Ayu Azhari, Sheila Thohir,
Marcella Simon
Pemeran_pembantu : [ Tidak dicantumkan ]
Keterangan : [ Tidak dicantumkan ]
Deskripsi_fisik : Film berwarna
Media : [ Tidak dicantumkan ]
Subjek : Film drama keluarga
Bahasa : [ Tidak dicantumkan ]
Penulis_skenario : Cassandra Massardi
Penulis_cerita : [ Tidak dicantumkan ]
Penata_artistik : [ Tidak dicantumkan ]
Penata_suara : [ Tidak dicantumkan ]
Penata_musik : [ Tidak dicantumkan ]
Penata_foto : [ Tidak dicantumkan ]
Penyunting : Robby Barus
Soundtrack : [ Tidak dicantumkan ]
Judul_lain : [ Tidak dicantumkan ]
Catatan : [ Tidak dicantumkan ]
Sumber : Http://id.wikipedia.org/wiki/Sweetheart
Nina terpaksa pindah ke sekolah baru khusus putri karena ibunya Chyntia baru saja menikah dengan seorang pengusaha kaya. Nina harus berhadapan dengan kelompok geng Sweetheart, kumpulan tiga cewek paling cantik dan populer di sekolahnya, Imel, Fifi dan Cherry. Tidak ada seorang pun yang bisa menyentuh Imel, walaupun seburuk apa kelakuannya terhadap teman-temannya di sekolah. Tidak ada yang berani mengadu, apalagi melawan. Nina menyaksikan pemukulan Imel terhadap salah satu siswi dan melaporkan Imel ke Kepsek, yang hanya membuka sebuah perang terbuka antara Nina dan kelompok Sweetheart. Nina pun diculik dan disiksa, serta diancam supaya tidak pernah membuka mulut lagi. Trauma, Nina tidak berani ke sekolah, ataupun bercerita ke siapa-siapa. Sementara itu Imel mendapati dirinya hamil karena hubungannya dengan Jodi, seorang vokalis band etop yang hanya memperlakukannya sebagai seorang groupies. Merasa sakit hati, Imel pun menuntut kesetiakawanan anggota Sweetheart lainnya untuk sama-sama menghilangkan keperawanan mereka. Misha, teman dekat Nina, masih belum mengetahui bagaimana gelap dan rusaknya kelompok Sweetheart yang dari luar tampak seperti kelompok bidadari, terobsesi ingin menjadi anggota kelompok Sweetheart. Rela melakukan apa saja demi diterima mereka, Misha pun tidak sadar dimanfaatkan Imel sebagai bahan tertawaan dan bahkan alat untuk membalas dendam Imel ke Jodi. Dengan caranya sendiri, Nina berhasil mendekati Imel, mendapat kepercayaannya dan malah diterima menjadi anggota Sweetheart. Apakah Nina rela menjual semua prinsip hidupnya demi popularitas di sekolah? Apakah dunia dengan semua kepahitannya akhirnya

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Jl. Salemba Raya 28A Kotak Pos 3624
Jakarta 10002 - Indonesia

Jam Layanan

Senin - Jumat : 09.00 - 15.00 (WIB)

Kontak Kami

(021) 929 209 79
(021) 392 7919; (021) 319 084 79 (fax)
info@perpusnas.go.id

©2015 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia