Pencarian pada:
 
Detail Cantuman Filmografi
Judul Film : Dunia mereka
Sutradara : Lasja Fauzia Susatyo
Produser : Handi Muljono
Pemeran_utama : Adinia Wirasti, Christian Sugiono 
Pemeran_pembantu : Ray Sahetapy, Donny Sunjoyo, Oka Antara, James K
Keterangan : Jakarta : PT Diwangkara Cipta Sarana Fil, 2006
Deskripsi_fisik : Fiim berwarna; durasi 92 menit
Media : Seluloid
Subjek : Drama
Bahasa : Indonesia
Penulis_skenario : Monty Tiwa
Penulis_cerita : Monty Tiwa
Penata_artistik : Iqbal Raya
Penata_suara : Icang
Penata_musik : Aksan Sjuman
Penata_foto : Edi Michael Santoso
Penyunting : Taufik Sudrajat
Soundtrack : [ Tidak dicantumkan ]
Judul_lain : [ Tidak dicantumkan ]
Catatan :

Untuk 17 tahun ke atas

Dirilis tahun 2006

Nominasi pada Festival Film Bandung tahun 2007 sebagai pemeran utama pria terpuji

Sumber :

Katalog Film Indonesia 1926-2007 / JB Kristanto.-- Jakarta: Nalar, 2007

http://filmindonesia.or.id/movie/title/lf-d011-06-280417/dunia-mereka

Bagi Filly (Adinia Wirasti), gitar adalah sosok pengganti ibunya yang tewas dalam sebuah kecelakaan pesawat terbang. Sedangkan blues adalah medium ungkapan perasaan bersalah Filly terhadap kematian sang ibu. Kepiawaian dan selera musik ini yang mempertemukan Filly dengan Ivan Bramono ( Christian Sugiono). Mereka bergabung dengan band capung biru. Selain Ivan dan Filly ada Andi (Donny Sunjoyo) dan Barbuk (James K). Masalah mulai menghinggapi masing-masing personel. Terutama Filly. Selain harus menyembunyikan kegiatan ngeband dari sang ayah (Ray Sahetapy) dia juga harus berbagi waktu dengan sang kekasih Rio (Oka Antara), Rio yang cemburu menyuruh Filly berhenti main band. Persoalan grup ini tak berhenti sampai disana. Ivan sesungguhnya anak seorang konglongmerat. Bagi dia band adalah alat untuk membuktikan jatidiri di luar bayang-bayang sang ayah. Karena itu ketika subsidi sang ayah dihentikan , Ivan harus terpaksa mencari cara mendapatkan uang agar band itu tidak berhenti berproduksi. Sukses yang mereka peroleh dari panggung tidak cukup untuk menutupi biaya produksi album. Kesempatan datang dari perusahaan rekaman. Hanya saja syaratnya band itu harus mengurangi warna blues. Disini konflik di antara Filly dan Ivan merebak. Bagi seorang Ivan, logis untuk meraih keuntungan yang besar memang dibutuhkan sedikit pengorbanan. Tapi bagi Filly menghentikan bermain blues adalah sebuah pengorbanan idealisme yang tidak akan pernah dilakukan.

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Jl. Salemba Raya 28A Kotak Pos 3624
Jakarta 10002 - Indonesia

Jam Layanan

Senin - Jumat : 09.00 - 15.00 (WIB)

Kontak Kami

(021) 929 209 79
(021) 392 7919; (021) 319 084 79 (fax)
info@perpusnas.go.id

©2015 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia