Pencarian pada:
 
Detail Cantuman Filmografi
Judul Film : Alung Banua
Sutradara : Yunanhelmy Balamba
Produser : Karyanto Martham
Pemeran_utama : Gandri Kristian; Ratih Ardita
Pemeran_pembantu : Sylvester Setlight; Fauzan Banama
Keterangan : Manado: Komed Films; Lestari Multi Media Machine, 2007
Deskripsi_fisik : Film berwarna ; durasi 90 menit
Media : Film layar lebar
Subjek : Film remaja
Bahasa : Bahasa Indonesia
Penulis_skenario : [ Tidak dicantumkan ]
Penulis_cerita : Karyanto Martham
Penata_artistik : Kilat
Penata_suara : [ Tidak dicantumkan ]
Penata_musik : [ Tidak dicantumkan ]
Penata_foto : [ Tidak dicantumkan ]
Penyunting : Yunanhelmy Balamba
Soundtrack : [ Tidak dicantumkan ]
Judul_lain : [ Tidak dicantumkan ]
Catatan : Alung Banua adalah film yang diproduksi oleh Komunitas Multimedia Manado (KOMED) yang mengangkat problematika Masyarakat Manado. Film ini menjadi tonggak pergerakan film Independent di Indonesia Timur.
Sumber : Http://www.alungbanuafilm.blogspot.com/

Banua (Gandri Kristian) adalah seorang siswa salah satu SMU di Manado yang tinggal di Pulau Bunaken. Setiap harinya ia menumpang perahu untuk ke Manado. Maklumlah ia hanyalah anak seorang nelayan. Keinginan besar untuk bersekolah membuat dia tetap bersemangat walaupun lokasi sekolahnya sangat jauh. Sepulang sekolah biasanya ia tidak langsung pulang kerumah ada saja pekerjaan yang dilakukannya disekitar pelabuhan Manado. Biasanya bila ada kapal merapat, ia tak segan-segan untuk jadi buruh angkut. Di lain sisi, Alung (Ratih Ardita), seorang gadis teman sekolahnya ternyata bersimpati kepada Banua. Rasa simpati yang diam-diam terpendam menumbuhkan benih cinta. Tapi butuh perjuangan keras untuk menaklukan seorang Banua. Banua memang pribadi yang keras. Dalam dirinya tumbuh jiwa pemberontak. Dia akan melakukan apapun untuk sesuatu yang dia yakini. Entah darimana ia mewarisinya. Disekolah ia terkenal anak yang rajin. Sayangnya kelanjutan pendidikannya terancam karena Pada waktu yang bersamaan pihak sekolah mendapatkan paket beasiswa untuk disalurkan kepada para siswa kurang mampu. Tapi Banua tidak pernah mendapatkan itu. Segala usaha dicobanya dan yang paling memungkinkan dapat mengumpulkan uang cepat yaitu dengan menjadi buruh angkut di pelabuhan dan loper koran. Berbagai masalah menyebabkan ia susah mengumpulkan uang. Ditambah lagi dengan faktor ekonomi keluarga yang goyah. Mampukah Banua menggapai angan-angannya?

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Jl. Salemba Raya 28A Kotak Pos 3624
Jakarta 10002 - Indonesia

Jam Layanan

Senin - Jumat : 09.00 - 15.00 (WIB)

Kontak Kami

(021) 929 209 79
(021) 392 7919; (021) 319 084 79 (fax)
info@perpusnas.go.id

©2015 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia