Pencarian pada:
 
Detail Cantuman Filmografi
Judul Film : Ungu Violet
Sutradara : Rako Prijanto
Produser : Cindy Christina; Leo Sutanto; Heru Hendriyarto; Mitzy Christina; Novi Christina; Elly Yanti Noor
Pemeran_utama : Rizky Hanggono; Dian Sastrowardoyo; Gary Iskak, M.
Pemeran_pembantu : Rima Melati; Syarifa Sifa; Agastya Kandou; Ade Irawan; Titi Qadarsih; Rosaline Oscar; Katinka; Niniek L. Karim
Keterangan : Jakarta: Sinemart Pictures, 2005
Deskripsi_fisik : Fiim berwarna; durasi 105 menit
Media : Film layar lebar
Subjek : Film drama percintaan
Bahasa : Bahasa Indonesia
Penulis_skenario : [ Tidak dicantumkan ]
Penulis_cerita : Jujur Prananto
Penata_artistik : Frans XR Paat
Penata_suara : Satrio Budiono; Adi Molana
Penata_musik : Piyu Padi
Penata_foto : Yudi Datau
Penyunting : Sastha Sunu
Soundtrack : [ Tidak dicantumkan ]
Judul_lain : [ Tidak dicantumkan ]
Catatan : [ Tidak dicantumkan ]
Sumber : Katalog Film Indonesia 1926-2007 / JB Kristanto.-- Jakarta: Nalar, 2007

Lando (Rizky Hanggono) frustasi dan depresi karena ditinggal tunangannya, Kalin (Dian Sastrowardoyo) gadis Bandung yang terpaksa pindah ke Jakarta untuk ikut neneknya, setelah orangtuanya meninggal. Ia bekerja sebagai penjaga tiket busway. Suatu hari Lando iseng memotret pencopet di bus kota. Kamera tanpa sengaja menangkap wajah Kalin, Lando terkesan. Atasannyapun antusias melihat foto Kalin. Lando berusaha berkenalan dengan Kalin dan menyatakan maksudnya. Kalin hanya tertawa, tapi ia tidak bisa menolak ketika neneknya masuk rumah sakit dan butuh biaya besar. Kalin menghiasi sampul majalah dan menerima honor besar. Ia berterima kasih kepada Lando. Keduanya makin dekat, tapi tiba-tiba Lando menolak Kalin dan minta tak menemuinya lagi. Kalin kecewa, tapi Lando punya alasan hidupnya tinggal sebentar karena kanker darah. Waktu berlalu, Kalin menjadi supermodel, sementara Lando hanya bisa melihat dari kejauhan, Kalin juga jadi sangat sibuk, sampai kematian neneknya menyadarkan bahwa materi tak bisa membahagiakan sang nenek. Kalin juga dihadapkan pada lamaran Riza (M. Gary Iskak) manajer yang melambungkannya. Ia tak mencintai Riza, tapi tak enak menolaknya. Kebimbangannya bertambah ketika Lando hadir kembali. Sayang kecelakaan membuat mata Kalin terancam buta, Lando mendampinginya di rumah sakit, bahkan merelakan matanya didonorkan untuk Kalin. Akhir film berbelok tajam. Kalin sembuh berkat donor mata dari seseorang penggemar fanatiknya yang dirawat di rumah sakit sama dan tak bisa tertolong nyawanya. Kalin bisa menemui Lando kembali.

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Jl. Salemba Raya 28A Kotak Pos 3624
Jakarta 10002 - Indonesia

Jam Layanan

Senin - Jumat : 09.00 - 15.00 (WIB)

Kontak Kami

(021) 929 209 79
(021) 392 7919; (021) 319 084 79 (fax)
info@perpusnas.go.id

©2015 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia