Pencarian pada:
 
Detail Cantuman Filmografi
Judul Film : Opera Jakarta
Sutradara : Sjuman Djaya
Produser : Th. A. Budi Susilo, J. Adisubrata
Pemeran_utama : Ray Sahetapy, Soraya Perucha
Pemeran_pembantu : Deddy Mizwar; Soekarno M. Noor; Ida Kusumah; Nani Widjaja; Rano Karno; Minati Atmanegara; Pitrajaya Burnama; Joice Erna; Ratna Riantiarno; Dewi Yull; Deddy Sutomo; Mathias Muchus; A. Nugraha; Adi Kurdi
Keterangan : Jakarta : PT Gramedia Film, 1985
Deskripsi_fisik : Film berwarna; durasi 181 menit
Media : Film layar lebar
Subjek : Drama keluarga
Bahasa : Indonesia
Penulis_skenario : Sjuman Djaja
Penulis_cerita : Titi Nginung
Penata_artistik : Djufri Tanissan
Penata_suara : Norman Benny
Penata_musik : Marusya Nainggolan
Penata_foto : Soetomo G.S.
Penyunting : Norman Benny
Soundtrack : [ Tidak dicantumkan ]
Judul_lain : [ Tidak dicantumkan ]
Catatan :

* Titi Nginung adalah nama samaran dari Arswendo Atmowiloto. Film ini diambil dari cerita novel yang pertama kali dimuat secara bersambung di harian Kompas. Film terakhir Sjuman Djaya, yang meninggal saat film ini hampir selesai pembuatannya. * Citra FFI 1986 untuk kategori Pemeran Pembantu Pria (Deddy Mizwar). * Piala Ismail Marzuki, FFI 1986 untuk kategori Lagu Tema (Marusya Nainggolan). * Unggulan FFI 1986 untuk kategori Film; Sutradara; Skenario; Pemeran Utama Pria (Ray Sahetapy); Pemeran Pembantu Pria (Soekarno M. Noor); Fotografi; Musik; Suara; dan Artistik.

Untuk 17 tahun ke atas

Dirilis tahun 1985

Sumber :

Katalog Film Indonesia 1926-1995 / JB Kristanto.-- Jakarta: Grafiasari Mukti, 1995

indonesianfilmcenter.com

Klinem (Dewi Yull) pulang ke Bekonang, Solo untuk menyerahkan bayinya pada neneknya untuk diasuh. Oleh sang nenek bayi itu diberi nama Joko, dan dibesarkan tanpa tahu siapa ibunya. Setelah besar Joko sudah menunjukkan kegemarannya bertinju dan sering jadi pemimpin di antara kawan sebayanya. Beberapa tahun kemudian, di keluarga Yonosiswoyo yang otoriter, sedang kebingungan karena Rum (Zoraya Perucha), yang akan menikah sore harinya, pergi dari rumah tanpa ada yang tahu. Pamannya, Tony Yonokuswoyo (Deddy Mizwar) seorang jendral beristri dua pergi mencari ditemani istri tuanya dan adik Rum. Rum yang punya banyak pacar lebih memilih Yoko (Ray Sahetapy) alias Joko, petinju populer tapi liar sikap hidupnya. Rum tertarik karena keliarannya itu, apalagi setelah tahu latar belakang Yoko yang gelap waktu kecil, yang menderita sampai akhirnya tertolong karena kepandaiannya bertinju. Ketika hidupnya mulai sukses, Yoko pulang kampung tapi menjumpai neneknya sudah meninggal karena terseret arus sungai Bengawan Solo yang sedang banjir. Yoko pergi ke Jakarta, jadi tokoh populer dan lambang pembangkang dan antikemapanan bagi anak-anak muda. Karena posisinya ini maka aparat keamanan melibatkan diri. Sebagai anggota aparat keamanan, Tony tidak bisa memahami jiwa Yoko ini, meski istri tuanya telah mengingatkan bahwa Yoko persis seperti dirinya di waktu muda. Berbagai usaha telah dilakukan oleh banyak pihak untuk menjatuhkan Yoko. Yoko dituduh sebagai dalang kerusuhan sosial, dan terakhir dituduh sebagai pemerkosa. Ia berhasil membuktikan bahwa dirinya bersih. Rum akhirnya pulang dan bersiap menghadapi upacara pernikahannya dengan Santoso (Mathias Muchus) yang dijodohkan orangtuanya, tapi tidak dicintainya. Di tengah upacara, segerombolan pemuda datang mengacaukan upacara. Penganten disandera. Mereka minta Yoko didatangkan yang bertujuan untuk menghindarkan Yoko dari pertandingan malam harinya yang akan dijadikan ladang pembantaian untuk menghancurkan reputasi Yoko. Teror berhasil digagalkan oleh Tony, para teroris terbunuh. Pemimpinnya ternyata Himan (Rano Karno), adik kandung Rum. Peristiwa ini membuat Yoko nekat menghadapi petinju Korea yang dihadapinya secara habis-habisan. Yoko menang. Keesokan harinya Rum menemuinya dan menyatakan akan kawin dengan Demas (A. Nugraha), rekan sekantornya yang diam-diam mencintainya.

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Jl. Salemba Raya 28A Kotak Pos 3624
Jakarta 10002 - Indonesia

Jam Layanan

Senin - Jumat : 09.00 - 15.00 (WIB)

Kontak Kami

(021) 929 209 79
(021) 392 7919; (021) 319 084 79 (fax)
info@perpusnas.go.id

©2015 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia