Pencarian pada:
 
Detail Cantuman Filmografi
Judul Film : Hantu
Sutradara : Shafa Widjanarko
Produser : [ Tidak dicantumkan ]
Pemeran_utama :

Dhea Ananda; Andhika Gumilang

Pemeran_pembantu :

Oka Antara; Dwi Andhika; Monique Henry

Keterangan : [ Tidak dicantumkan ]
Deskripsi_fisik : Film berwarna
Media : Film
Subjek : Horor
Bahasa : Indonesia
Penulis_skenario : [ Tidak dicantumkan ]
Penulis_cerita : [ Tidak dicantumkan ]
Penata_artistik : [ Tidak dicantumkan ]
Penata_suara : [ Tidak dicantumkan ]
Penata_musik : [ Tidak dicantumkan ]
Penata_foto : [ Tidak dicantumkan ]
Penyunting : [ Tidak dicantumkan ]
Soundtrack : [ Tidak dicantumkan ]
Judul_lain : [ Tidak dicantumkan ]
Catatan : [ Tidak dicantumkan ]
Sumber :

http://www.hantu.biz/ http://www.ruangfilm.com/?q=katalog/hantu

Galih (Andhika Gumilang) mendengar tentang indahnya Telaga Setra Wingit. Telaga indah yang terletak ditengah hutan dan belum pernah dijamah orang. Karena penasaran, ia sengaja mengajak pacarnya Rinjani (Dhea Ananda), serta ketiga sahabatnya Ray (Dwi Gumilang), Sofie (Monique Henry) dan Indra (Oka Antara) untuk membuktikan keindahan telaga itu. Namun di antara mereka berlima, hanya Galih yang paling bersemangat. Selain karena dia pecinta alam, ia juga ingin pamer pada Rinjani. Ternyata Ray ikut karena ia mencintai Rinjani, pacar Galih yang juga sahabatnya. Sedangkan Indra adalah pacar Sofie. Sebenarnya Rinjani tersiksa mengikuti kegiatan ini. Awalnya perjalanan terasa menyenangkan, meski sempat ada masalah karena mereka kesulitan mendapatkan angkutan umum. Tapi akhirnya mereka sampai di hutan. Ray, Rinjani, Indra, dan Sofie kaget karena ternyata Galih tidak tahu sama sekali letak telaga tersebut. Di depan hutan mereka bertemu seorang kakek misterius yang menunggui sebuah warung. Ketika hari mulai malam, mereka mendirikan dua tenda. Namun setelah itu mereka mulai mendapat kejadian aneh. Rinjani secara misterius menghilang walaupun akhirnya dapat ditemukan. Karena merasa ada yang janggal, mereka menginginkan pulang, walaupun Galih memaksakan diri untuk tetap bertahan agar dapat menuju telaga. Keesokan harinya mereka juga tidak dapat pulang karena kabut tebal. Namun, semenjak sempat hilang, Rinjani terlihat berbeda dari sebelumnya. Bahkan, setelah itu mereka melihat mahluk halus, dan kejadian-kejadian aneh dialami oleh mereka semua.

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Jl. Salemba Raya 28A Kotak Pos 3624
Jakarta 10002 - Indonesia

Jam Layanan

Senin - Jumat : 09.00 - 15.00 (WIB)

Kontak Kami

(021) 929 209 79
(021) 392 7919; (021) 319 084 79 (fax)
info@perpusnas.go.id

©2015 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia