Pencarian pada:
 
Detail Cantuman artikel
Judul : Berpulangnya seniman Betawi yang melegenda
Gambar : Mpoknori1.jpg
Penulis : Dewi Rusiana, Editor : Dewi Rusiana
Subjek : Aktris, Film Indonesia, Seniman, Betawi

Seniman Betawi sekaligus komedian, Nuri Sarinuri atau yang lebih dikenal dengan nama Mpok Nori meninggal dunia pada 3 April 2015, di usinya yang ke 84 tahun. Pendiri grup Lenong Sinar Noray itu meninggal setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pasar Rebo, Jakarta Timur, akibat penyakit asma.

Selama hidupnya sosok Mpok Nori dikenal sebagai seorang seniman Betawi yang masih terus aktif dengan kegiatan kebudayaan hingga usia senja. Dia berhasil membawa seni lenong ke khalayak luas. Karirnya dimulai dari pentas lenong Betawi dan ia mulai terkenal ketika membintangi serial "Pepesan Kosong".

Mpok Nori diapresiasi atas usahanya menjaga dan mempopulerkan budaya Betawi khususnya lenong. Ia memiliki sanggar tari lenong ‘Si Noray’ di Jakarta Timur, sebagai sarana pendidikan seni peran murid-muridnya.

Mpok Nori juga dikenal sebagai komedian dengan gaya lugas dan logat Betawi yang kental. Dalam kariernya, Mpok Nori pernah menerima penghargaan dari dunia lawak, yaitu Kombret Award 2011 dari Yayasan Komedi Betawi. Saat itu, meski usianya sudah tidak muda lagi, namun penampilannya baik sebagai pelawak maupun seniman Betawi tak kalah dari artis-artis muda.

Sebagai seniman Betawi, terpaan hidup yang harus dijalani Mpok Nori cukup keras. Namun, perempuan yang juga akrab dipanggil Nyak Nori itu terus berkibar mengisi berbagai panggung hiburan, baik teater, lenong, maupun televisi.

Kehidupan Mpok Nori sebagai seniman Topeng Betawi pasang surut seperti air laut. Dia menjalaninya dengan susah payah. Sejak kecil Mpok Nori sudah terjun sebagai penari topeng.

Dulu, stasiun televisi tidak sebanyak sekarang. Mpok Nori harus menyandarkan hidupnya sebagai menerima panggilan menari dari panggung ke panggung kendati uang yang diterima hanya cukup untuk mengisi perut pada hari itu saja.

Sepanjang hidupnya, Mpok Nori terus mengupayakan agar kesenian Betawi terus bernapas. Salah satu upaya yang dia lakukan adalah dengan berdirinya sebuah sanggar tari Betawi yang dia beri nama Sinorai atau Sinorey.

Setelah dikenal, kesibukannya di panggung hiburan tanah air tak mengenal waktu. Meski begitu, Mpok Nori masih menyempatkan waktu mengajar di sanggar yang didirikannya. Selain tari, sanggar Sinorey juga mengajarkan akting.

Sumber:

Mpok Nori. Sumber foto: https://bit.ly/332Y1RM

https://www.elshinta.com/news/202546/2020/04/03/berpulangnya-seniman-betawi-yang-melegenda

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Jl. Salemba Raya 28A Kotak Pos 3624
Jakarta 10002 - Indonesia

Jam Layanan

Senin - Jumat : 09.00 - 15.00 (WIB)

Kontak Kami

(021) 929 209 79
(021) 392 7919; (021) 319 084 79 (fax)
info@perpusnas.go.id

©2015 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia