Pencarian pada:
 
Detail Cantuman artikel
Judul : Selamat Hari Film Nasional! 7 Film Indonesia Ini Bisa Kamu Tonton di Viu
Gambar : Selamat_Hari_Film_Nasional_Tonton_di_Viu.jpg
Penulis : Ira Gita Natalia Sembiring , Editor Kurnia Sari Aziza
Subjek : Film Indonesia, Industri Gambar Hidup, Perfilman Indonesia, Hari Film Nasional

Para pecinta film Tanah Air tak perlu khawatir untuk bisa menikmati film Indonesia di peringatan Hari Film Nasional yang jatuh pada Senin (30/3/2020). Meski banyak bioskop di jakarta yang harus ditutup demi mengurangi penyebaran pandemi Covid-19, pecinta film masih bisa menonton film di aplikasi Viu.

Kompas.com merangkum tujuh film Indonesia yang bisa Anda nikmati di Viu:

1. Pengabdi setan Film yang disutradarai Joko Anwar ini sukses meraih 2 juta lebih penonton dan memenangkan penghargaan Piala Citra dan Piala Maya, bahkan berhasil memenangkan Best Horror Film pada Toronto Film Festival. Pengabdi Setan adalah sebuah film remake dari film yang berjudul sama di tahun 1980 dan disutradarai Sisworo Gautama Putro. Film Pengabdi Setan berkisah tentang keluarga yang berduka karena ditinggal wafat oleh sang Ibu (Ayu Laksmi) setelah sakit selama tiga tahun. Sepeninggal Ibu, hal-hal aneh mulai terjadi di dalam rumah. Mereka merasa seperti Ibu telah kembali dari kematiannya. Sementara itu, Rini (Tara Basro) bertekad menyelidiki peristiwa-peristiwa aneh yang terjadi di rumahnya.

2. Yowis Ben Film Yowis Ben disutradarai Bayu Skak dan Fajar Nugros. Selain menjadi sutradara, Bayu Skak yang merupakan YouTuber terkenal, juga bermain dalam film komedi Indonesia sebagai aktor utama. Berbeda dengan kebanyakan film Indonesia lainnya, Yowis Ben ini diwarnai banyak dialog bahasa Jawa. Yowis Ben berkisah tentang Bayu (Bayu Skak) merupakan seorang pelajar SMA Negeri Malang yang tiap hari membantu ibunya berjualan pecel di sekolah. Bayu menaruh hati terhadap Susan (Cut Meyriska) dan berusaha mendekatinya. Untuk mengambil hati Susan, dengan bantuan temannya, Doni (Joshua Suherman) akhirnya Bayu memutuskan untuk membentuk sebuah band yang diberi nama Yowis Ben. Setelah mereka meraih kepopuleran lewat lagu-lagu yang diunggah ke YouTube, Bayu berhasil mendapat perhatian Susan.

3. Melodylan Film yang disutradarai Fajar Nugros ini tidak hanya memiliki genre romantis, tetapi juga komedi. Melodylan bercerita tentang Melody (Aisyah Aqila) siswi pindahan yang kedatangannya mencuri perhatian banyak orang di sekolah barunya. Hal ini karena dirinya mulai dekat dengan Dylan (Devano Danendra), yang merupakan kakak kelasnya. Melody pindah karena ingin menghindari David (Pangeran Lantang), mantannya yang mengerjainya saat mereka masih berpacaran. Di sekolah barunya, kehadiran Melody sangat tidak disukai oleh Bella (diperankan oleh Zoe Jackson) dan Bianca (diperankan oleh Naima Al Jufri) yang menyukai Dylan. Sementara itu, Fatur (diperankan oleh Angga Aldi Yunanda) yang menaruh hati pada Melody, tidak menyukai kedekatan Melody dan Dylan. Bagaimana akhir lika liku kisah cinta Melody dan Dylan?

 4. Serendipity Film Serendipity merupakan adaptasi dari novel laris karya Erisca Febriani dengan judul yang sama. Serendipity merupakan suatu keadaan di mana kita terjebak di suatu kondisi buruk dan tidak bisa keluar dari situ. Hal itu lah yang terjadi pada Rani (Mawar Eva De Jongh) merupakan siswi SMA yang terpaksa menjadi lady escort untuk melunasi utang-utang ayahnya yang telah meninggal karena sakit. Awalnya, pekerjaan ini bisa disembunyikan dari teman-temannya. Namun, pacarnya, Arkan (Kenny Austin) tidak sengaja melihat Rani bersama dengan seorang pria dewasa yang merupakan klien Rani. Karena ini, Arkan memutuskan untuk menghentikan hubungannya dengan Rani. Hidup Rani yang berat terasa lebih ringan berkat kedatangan Gibran (Maxime Bouttier), seorang siswa pindahan.

5. 3 : Alif, Lam, Mim Film 3 : Alif, Lam, Mim yang disutradarai oleh Anggy Umbara ini berhasil memenangkan lima penghargaan dalam Festival Film Indonesia 2015, bahkan masuk dalam nominasi Atlanta Asian Film Festival di Amerika. 3 : Alif, Lam, Mim mengambil latar belakang Indonesia di tahun 2036. Mengisahkan Alif (Cornelio Sunny), Lam (Abimana Aryasatya), dan Mim (Agus Kuncoro) merupakan tiga sahabat yang belajar ilmu bela diri pada satu pesantren yang sama. Saat sudah dewasa, mereka memilih jalan hidupnya masing-masing dan harus berpisah. Alif merupakan seorang idealis yang bekerja aparat negara untuk memperjuangkan kebenaran. Sementara itu, Herlam, yang biasa disapa Lam adalah seorang jurnalis yang menemukan kejanggalan dalam kasus pengeboman yang kemudian melaporkannya ke aparat penegak hukum. Ketiga sahabat ini dipertemukan kembali akibat kejadian yang membuat mereka harus berselisih.

6. Hangout Hangout merupakan salah satu film Indonesia yang disutradarai sekaligus dibintangi penulis berbakat, Raditya Dika. Film komedi ini juga bertemakan konsep unik, yaitu menggabungkan unsur komedi dan thriller mengenai pembunuhan para aktris. Hangout berkisah tentang Raditya Dika, aktor yang sedang terlilit hutang karena film yang dia danai. Saat selesai syuting, dirinya mendapat undangan "Hangout" yang misterius dari Tony P Sacalu yang menawarkan sebuah project dengan down payment Rp 50 juta. Tidak disangka ternyata selain dirinya, ada delapan publik figur lainnya yang diundang, yaitu Soleh Solihun, Mathias Muchus, Dinda Kanyadewi, Titi Kamal, Bayu Skak, Gading Martin, Prilly Latucosina, dan Surya Saputra. Sembilan publik figur tersebut mulai menuju tempat mereka akan berkumpul. Kejadian aneh mulai terjadi saat makan malam, ketika Mathias Muchus mati karena diracun. Mereka mulai panik dan mencari segala cara untuk keluar dari pulau. Akan tetapi, pembunuhan terus meneror mereka.

7. Modus.  Modus merupakan film komedi romantis yang diperankan oleh para Youtuber Indonesia. Modus bercerita tentang Andovi Da Lopez, seorang mahasiswa fakultas hukum yang jatuh cinta kepada Kirana Melayu Nicole, seorang cewek sosialita anak pengusaha kaya. Andovi berusaha mendapatkan Kirana dengan meminta saran kepada kakaknya, Jovial Da Lopez, seorang mahasiswa fakultas film yang selama ini dikenal punya banyak pacar. Saran-saran gila dan aneh dari Jovial dilakukan Andovi bersama kedua sahabatnya Liem ( Tomy Limm) dan Reza (Reza "Arap" Oktovian), pria-pria yang paling pintar dalam melakukan "modus" ke cewek

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Jl. Salemba Raya 28A Kotak Pos 3624
Jakarta 10002 - Indonesia

Jam Layanan

Senin - Jumat : 09.00 - 15.00 (WIB)

Kontak Kami

(021) 929 209 79
(021) 392 7919; (021) 319 084 79 (fax)
info@perpusnas.go.id

©2015 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia