Pencarian pada:
 
Detail Cantuman Filmografi
Judul Film : Takut: Faces of Fear (2008)
Sutradara : Rako Prijanto, Ray Nayoan, Riri Riza, Raditya Sidharta, The Mo Brothers, Robby Ertanto Soediskam
Produser : Revelino Gerungan, San Fu Maltha, Raditya Sidharta, Wahyu Indra, Riri Riza, Mira Lesmana,Nanung Nugroho, The Mo Brothers, Vorestian Vaya, Syarika Bral
Pemeran_utama : Brian Yuzna, Raditya Sidharta, Rako Prijanto, Ray Nayoan, Riri Riza, The Mo Brothers
Pemeran_pembantu :

Ananda George, Dendy Subangil, Dinna Olivia, Donny Alamsyah, Epy Kusnandar, Fauzi Baadilla, Junior Liem Lukman Sardi, Marcella Zalianty, Mike Lucock, Reuben Elishama, Ruli Lubis, Shanty, Shareefa Daanish, Sogi Indra Dhuaja, Tegar Satria, Wiwid Gunawan

Keterangan : Komodo Films Rilis di Indonesia, 01 Desember 2008
Deskripsi_fisik : Film berwarna; durasi 91 menit
Media : Video
Subjek : Horor
Bahasa : [ Tidak dicantumkan ]
Penulis_skenario : Brian Yuzna, Raditya Sidharta, Rako Prijanto, Ray Nayoan, Riri Riza, The Mo Brothers
Penulis_cerita : [ Tidak dicantumkan ]
Penata_artistik : [ Tidak dicantumkan ]
Penata_suara : Satrio BudionoWahyu Tri Purnomo
Penata_musik : Argeswara
Penata_foto : [ Tidak dicantumkan ]
Penyunting : Dewi S. Alibasah
Soundtrack : [ Tidak dicantumkan ]
Judul_lain : [ Tidak dicantumkan ]
Catatan : [ Tidak dicantumkan ]
Sumber : Http://www.indonesianfilmcenter.com
Bayu (Lukman Sardi) dan Dinna (Marcella Zalianty) adalah pasangan yang bulan depan akan menikah dan saat ini tinggal di sebuah kompleks perumahan mewah. Dinna dahulu bercerai dengan suaminya Andre (Donny Alamsyah) dimana dari pernikahan itu berbuahlah seorang putri bernama Shira. Dalam pesta di rumah tetangganya, Bayu melihat lampu rumahnya menyala dan menyangka rumahnya dimasuki oleh perampok. Bayu pun masuk dengan menggenggam pisau dan berusaha mencari perampok, namun malah menusuk Shira yang ternyata hanya ingin mengagetkan Bayu saja. Berkeringat dingin karena membunuh Shira yang tidak bersalah, dalam ketakutannya Bayu memasukkan mayat Shira ke dalam bagasi mobilnya. Saat itu, Andre yang ingin menjemput Shira, berusaha masuk ke dalam rumah tapi terus dihalangi Bayu. Bayupun terpaksa membunuh Andre yang kebetulan melihat isi bagasi mobilnya. Bayu berniat memasukkan mayat Andre ke dalam bagasi mobilnya, namun saat membuka bagasi, ia kaget melihat mayat Shira sudah tidak ada. Karena bingung, Bayu cemas dan hanya bisa membuang mayat Andre saja.rnKeesokan paginya, seorang penelpon misterius menghubungi Bayu dan berkata kepada Bayu apabila ingin tahu dimana mayat Shira, Bayu harus mengikuti instruksinya. Kehilangan Shira ditutupi oleh Bayu sebagai sebuah penculikan. Bayu pun memasukkan uang tebusan ke dalam tempat sampah di taman kompleks perumahan, namun segera kembali ke rumah, mengetahui lokasi mayat Shira berada di rumahnya sendiri. Dinna yang duduk di sofa rumahnya melihat tetesan darah dari plafonnya. Dia menyenggol plafon itu dengan sapu dan bersamaan dengan itu Bayu yang datang, melihat mayat Shira yang telah busuk terjatuh dari plafon secara mengerikan. Sang penelepon misterius tersebut tetap tidak diketahui identitasnya.

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Jl. Salemba Raya 28A Kotak Pos 3624
Jakarta 10002 - Indonesia

Jam Layanan

Senin - Jumat : 09.00 - 15.00 (WIB)

Kontak Kami

(021) 929 209 79
(021) 392 7919; (021) 319 084 79 (fax)
info@perpusnas.go.id

©2015 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia