Pencarian pada:
 
Detail Cantuman Filmografi
Judul Film : Sinema Purnama (2012)
Sutradara : Ray Nayoan, Pandu Birantoro, Andra Fembriarto, Radian Kanugroho
Produser : Abdul Dermawan Habir, Ananda Moechtar, Harya Sekar Giwangkara, Naya Anindita, Tim Matindas
Pemeran_utama : Andrie Rizky, Annisa Pagih, Jamie Soekarna, Said Satriyo, Tim Matindas
Pemeran_pembantu : Ananda Moechtar, Dolfry Indasuri, Lisa Syahtiani, Maryam Supraba, Naya Anindita
Keterangan : Imaginarium Entertainment, DG Studio, Studio Amarana, Gundala Pictures, Mimpi2 Rilis: Indonesia, 26 April 2012 Indonesia, 03 Mei 2012
Deskripsi_fisik : Film berwarna; durasi ... menit
Media : Video
Subjek : Drama
Bahasa : [ Tidak dicantumkan ]
Penulis_skenario : Andra Fembriarto, Getar Jagatraya
Penulis_cerita : [ Tidak dicantumkan ]
Penata_artistik : [ Tidak dicantumkan ]
Penata_suara : [ Tidak dicantumkan ]
Penata_musik : [ Tidak dicantumkan ]
Penata_foto : [ Tidak dicantumkan ]
Penyunting : [ Tidak dicantumkan ]
Soundtrack : [ Tidak dicantumkan ]
Judul_lain : [ Tidak dicantumkan ]
Catatan : Http://www.boleh.com/news/read/movie_news_index/7683_sinema_purnama_film_omnibus_4_sutradara_muda_dengan_tema_berbeda
Sumber : Http://www.indonesianfilmcenter.com
Sinema Purnama menceritakan 4 cerita tentang cinta, dengan suasana cerita yang berbeda: Dunia Paruh Waktu (Radian 'Jawa' Kanugroho) Arman adalah seorang penghobi foto yang sangat menyukai objek langit. Suatu hari, ia diberikan sebuah kamera foto analog oleh kekasih yang baru menjadi tunangannya, Rani. Kenyataannya adalah kamera tersebut bisa membawa Arman ke masa lalu, dimana Arman menginginkan langit yang bersih, tidak terkontaminasi oleh teknologi dan perkembangan yang dibuat manusia. Namun, pertemuan Arman dengan Marni, seorang janda dari masa lalu, membuat Arman menyadari sebuah kenyataan yang mengharuskan Arman harus menentukan pilihan besar yang tidak hanya merubah dirinya, namun juga orang lain yang ada di sekitarnya. Sinema Purnama (Andra Fembriarto) Ahmad berusaha keras untuk menyelenggarakan Festival Film Jihad sebagai dakwahnya agar dapat menjadi seperti Ustad Mahmud, yaitu mendapatkan cinta. Namun film-film yang dipilihnya cenderung beraliran keras sehingga tidak ada yg tertarik datang kecuali seorang wanita bernama Mba Sari. Ahmad meminta bantuan Mba Sari untuk membenahi festivalnya sebelum berakhir 4 hari kemudian. Mereka berdua menemukan semangat di dalam diri mereka sampai pada saat di mana Ahmad diajak untuk menyerang perkumpulan doa kaum kafir oleh temannya. Ajakan ini membawa konsekuensi besar pada festival film Ahmad dan Sari. Kiosk (Pandu Birantoro) Bagas adalah pemilik toko buku muda sekaligus penulis yang sedang berusaha menerbitkan tulisannya. Suatu siang, Bagas bertemu kembali dengan teman masa kecilnya, Dorinda. Sebuah dialogue driven film (atau film yang mengutamakan dialog antar karakternya), Kiosk mengikuti percakapan dua sahabat ini dalam sehari dimana mereka mengupas arti cinta, relationship, dan bermain dengan batasan persahabatan dan kasih sayang. Dongeng Ksatria (Ray Nayoan) Seorang anak berumur 10 tahun, Gibran, ditantang oleh geng kompleksnya, The Last Boyz, untuk masuk bersama mereka ke sebuah rumah kosong yang angker. Saat berada di dalam, Gibran terpental ke dimensi lain dimana dia dikejar oleh bayangan hitam, Tetapi kemudian diselamatkan oleh seorang gadis yang tidak memiliki nama. Gibran lalu memberi nama Kartini kepadanya. Merasa berhutang budi, Gibran berjanji akan mencarikan Kartini jalan pulang.

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Jl. Salemba Raya 28A Kotak Pos 3624
Jakarta 10002 - Indonesia

Jam Layanan

Senin - Jumat : 09.00 - 15.00 (WIB)

Kontak Kami

(021) 929 209 79
(021) 392 7919; (021) 319 084 79 (fax)
info@perpusnas.go.id

©2015 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia