Pencarian pada:
 
Detail Cantuman Filmografi
Judul Film : Fiksi
Sutradara : Mouly Surya
Produser : Alex Zawarda, Parama Wirasmo, Tia Hasibuan, Sapto Soetarjo
Pemeran_utama : Ladya Cheryl, Donny Alamsyah
Pemeran_pembantu : Kinaryosih, Soultan Saladin, Inong
Keterangan : Jakarta : Cinesurya Production, 2008
Deskripsi_fisik : Film berwarna, durasi 108 menit
Media : Film layar lebar
Subjek : Drama
Bahasa : [ Tidak dicantumkan ]
Penulis_skenario : Joko Anwar
Penulis_cerita : Mouly Surya
Penata_artistik : Eros Eflin
Penata_suara : Satrio Budiono
Penata_musik : Zeke Khaselli
Penata_foto : Yunus Pasolang
Penyunting : Muhammad Ichsan
Soundtrack : [ Tidak dicantumkan ]
Judul_lain : Fiction
Catatan :

Penghargaan

  • Piala Citra pada Festival Film Indonesia 2008 kategori Film Cerita Bioskop Terbaik
  • Piala Citra pada Festival Film Indonesia 2008 kategori Penyutradaraan Terbaik
  • Piala Citra pada Festival Film Indonesia 2008 kategori Penulis Skenario Terbaik 
  • Piala Citra pada Festival Film Indonesia 2008 kategori Penata Musik Terbaik
  • Unggulan pada Festival Film Indonesia 2008 kategori Pemeran Utama Pria Terbaik  
  • Unggulan pada Festival Film Indonesia 2008 kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik
  • Unggulan pada Festival Film Indonesia 2008 kategori Penata Artistik Terbaik
  • Unggulan pada Festival Film Indonesia 2008 kategori:Penata Gambar Terbaik
  • Unggulan pada Festival Film Indonesia 2008 kategori Penata Sinematografi Terbaik
  • Unggulan pada Festival Film Indonesia 2008 kategori Penata Suara Terbaik

Untuk 17 tahun ke atas

Dirilis 19 Juni 2008

Sumber :

http://filmindonesia.or.id/movie/title/lf-f005-08-294978/fiksi 

http://id.wikipedia.org/wiki/Fiksi_%28film%29

Indonesianfilmcenter.com

Alisha (Ladya Cheryl) adalah seorang wanita berumur 20 tahun yang mempunyai dunianya sendiri dibalik rumah mewah milik ayahnya (Soultan Saladin) yang sepi. Alisha hanya berinteraksi secara formal dengan pengurus rumah Bu Tuti (Rina Hassim), dan sopir sekaligus penjaga pribadi Alisha, Pak Bambang (Egi Fedly). Alisha adalah seorang wanita muda yang menderita tekanan mental akibat masa kecilnya yang terguncang, yaitu saat Alisha menyaksikan Ibu kandungnya (Inong) bunuh diri dengan pistol milik ayahnya yang sebenarnya mau digunakan untuk membunuh istrinya tersebut demi wanita lain. Keahlian Alisha dalam bermain cello menjadi pengusir sepi dan hiburan. Pada suatu hari, seorang pria bernama Bari (Donny Alamsyah) menggantikan seorang pekerja untuk membersihkan kolam renang rumah Alisha. Alisha lambat laun menjadi terobsesi dengan Bari yang dikiranya menyukai patung kelinci kecil seperti dirinya. Saat Bari tidak bekerja, Alisha pergi ke Blok S dan melihat Bari disana. Alisha mengikuti Bari sampai ke sebuah rumah susun. Diketahuilah Bari tinggal di rumah susun, bersama pacarnya Renta (Kinaryosih), mereka tinggal disebelah kamar yang kosong. Selama semalam, Alisha merenungkan, dan memutuskan untuk pindah diam-diam ke kamar yang kosong itu. Esoknya rencana Alisha dengan menipu Pak Bambang berhasil dan Alisha membawa koper dan cellonya pergi. Kehidupan Alisha di rumah susun dimulai dengan menggunakan nama samarannya, Mia. Perkenalannya dengan Bari dan Renta membuat bibit persahabatan muncul, setiap malam Alisha mendengar suara lenguhan, cinta, marah, dan senang dari kamar Bari dan Renta. Di sebuah kesempatan, Alisha berbicara kepada Bari mengenai tulisan-tulisan Bari. Bari mengatakan sumber inspirasi tulisan-tulisannya berasal dari rumah susun yang karakter penghuninya macam-macam. Namun, tulisannya belum sempat selesai karena bingung akan akhir ceritanya. Disitulah Alisha mulai mengaburkan batas antara realita dan fiksi. Alisha berniat mengakhiri ketiga kisah, dimulai dari kisah pasangan gay sekaligus ayah-anak, Rudi dan Dani. Setelah Alisha masuk ke kamar Dani untuk membantu tugas kuliah, Alisha melihat nomor telepon ibu Dani, mencatatnya, dan menelepon sang ibu untuk memberitahu keberadaan Rudi dan Dani. Lalu, saat jumat malam ada pesta, Alisha datang kesana dan melihat sendiri akhir kisahnya, sang ibu menembak mati Rudi, membenarkan anggapan Bari. Alisha yang masih shock, ditenangkan oleh Bari dan mereka berhubungan seks. Setelah beberapa malam mereka melakukannya, Alisha kini bernait mengakhiri cerita kedua, cerita Bu Dirah. Lubang tempat sampah di lantai Bu Dirah Alisha kunci, membuat Bu Dirah harus kebawah, kemudian Alisha membuka pintu kamar Bu Dirah, mengambil kucing-kucing yang dimasukkan ke dalam kotak kardus, membuka kunci lubang tempat sampah dan membuang mereka semua. Lalu saat Alisha berbelanja sebentar dan kembali, Bari mengatakan bahwa Bu Dirah meloncat dari lantainya. Kali ini, Bari mulai mencurigai Alishalah yang harus bertanggung jawab. Namun, pembicaraannya dengan Renta mengenai hal itu didasari tanpa bukti. Pada suatu hari, ketika Bari tengah bertengkar dengan Renta akibat Alisha dan keluar, sekmbalinya ia ke unitnya, menemukan Renta telah pergi dan komputernya berisi sebuah pesan kepadanya untuk menyelesaikan cerita-ceritanya. Saat Bari pergi sementara, Alisha membawa kunci unit milik Renta dan memasuki kamar Bari, lalu melihat tulisan Bari mengenai si lansia yang beberapa waktu lalu Alisha dorong jatuh dari beranda lantai tujuh. Dari ingatan Alisha, Alishalah yang memukul Renta di lantai sembilan dengan alasan ada yang perlu dibicarakan. Alisha mengikat Renta di lantai sembilan setelah menyekapnya. Alisha juga telah menuliskan pesan di komputer. Lalu, Alisha menyelinap lagi ke kamar Bari untuk membaca tulisan Bari, mengenai diri Alisha sendiri. Tiba-tiba Bari datang dan melihat kunci Mia, Bari mencarinya hingga sampai ke lantai sembilan, dan menemukan Renta tersekap. Renta ditemukan dan Bari segera menolongnya dengan bantuan beberapa orang. Di lantai paling atas itu, Alisha sudah berada di sana dan berjalan menuju balkon, dan melompat dari sana. Alishapun mengakhiri hidupnya bersamaan dengan mengakhiri kisah Alisha, Bari, dan Renta. Film diakhiri dengan Bari dan Renta yang melewati sebuah etalase toko buku dimana disitu ada sebuah buku berjudul "Fiksi", kumpulan cerita karya Bari yang kini sudah terselesaikan.

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Jl. Salemba Raya 28A Kotak Pos 3624
Jakarta 10002 - Indonesia

Jam Layanan

Senin - Jumat : 09.00 - 15.00 (WIB)

Kontak Kami

(021) 929 209 79
(021) 392 7919; (021) 319 084 79 (fax)
info@perpusnas.go.id

©2015 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia