Pencarian pada:
 
Detail Cantuman Filmografi
Judul Film : Opera Jawa
Sutradara : Garin Nugroho, Arturo GP
Produser : Simon Field, Keith Griffiths, Garin Nugroho
Pemeran_utama : Artika Sari Devi, Martinus Miroto, Eko Supriyanto
Pemeran_pembantu : Slamet Gundono, Retno Maruti, I Nyoman Sura, Jecko Siompo
Keterangan : Jakarta : Set Film Production, 2006
Deskripsi_fisik : Fiim berwarna; durasi 120 menit
Media : Film layar lebar
Subjek : Musikal
Bahasa : Indonesia
Penulis_skenario : Armantono
Penulis_cerita : Garin Nugroho
Penata_artistik : Nanang Rakhmat
Penata_suara : Pahlevi Indra C Santoso (The Fly)
Penata_musik : Rahayu Supanggah
Penata_foto : Teoh Gay Hian
Penyunting : Andhy Pulung
Soundtrack : [ Tidak dicantumkan ]
Judul_lain : Requiem from Java
Catatan :

Film ini merupakan pesanan dari panitia peringatan 250 tahun Mozart, yang di ketuai oleh Peter Sellars. Film ini juga jadi pembuka acara peringatan itu di Wina 12-24 November 2006. Citra untuk musik, skenario adaptasi terbaik, FFI 2006. Unggulan untuk sinematografi, penata artistik, penata suara, FFI 2006. Musik terbaik, Hongkong international Film Festival 2006. Aktris terbaik (Artika Sari Devi), komponis terbaik (Rahayu Supanggah), festival des 3 Continents, Nantes, 2006silver screen award untuk film terbaik, Singapore International Film Festival 2007.

Untuk 21 tahun ke atas

Dirilis 26 Januari 2008

Sumber :

Katalog Film Indonesia 1926-2007 / JB Kristanto.-- Jakarta: Nalar, 2007

indonesianfilmcenter.com

Sebuah film opera: seluruh adegan dilakukan dalam nyanyi dan tari, tidak ada dialog. Seluruh musik dan lirik diciptakan khusus untuk film ini berdasar gamelan dan tembang Jawa dan tetap menggunakan bahasa Jawa. Di samping musiknya film ini juga merupakan kerjasama saudara dengan pelukis yang membuat seni instalasi untuk latar adegan (Sunaryo; Nindityo; Hendro; Agus Suwage; Titaruby; S Teddy dll) dan dengan penari yang merupakan pelakon-pelakon utama film ini. Siti (Artika Sari Devi), Setio (Martinus Miroto), Ludiro (Eko Supriyanto) bekas penari wayang orang, seolah melakonkan apa yang ada di lakon Rama-Sinta kedalam kehidupan nyata. Kehidupan Setio-Siti yang berdasarkan usaha pembuatan gerabah goncang ketika perdagangannya surut. Pada saat yang sama Ludiro, pengusaha kaya yang sejak lama mencintai Siti berusaha merayunya. Ludiro dengan berbagai cara berusaha merebut Siti, termasuk dengan kekerasan, sementara Setio di tengah tidak keberdayaannya berusaha mempertahankan Siti dengan cara yang ektrem juga. Kekerasan menjadi bayang-bayang utama film ini meski tampilannya lebih simbolik.

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Jl. Salemba Raya 28A Kotak Pos 3624
Jakarta 10002 - Indonesia

Jam Layanan

Senin - Jumat : 09.00 - 15.00 (WIB)

Kontak Kami

(021) 929 209 79
(021) 392 7919; (021) 319 084 79 (fax)
info@perpusnas.go.id

©2015 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia