Pencarian pada:
 
Detail Cantuman Filmografi
Judul Film : Betina
Sutradara : Lola Amaria
Produser : Lola Amaria
Pemeran_utama : Kinaryosih; Tutie Kirana
Pemeran_pembantu : Agastya Kandou; Subur Sukirman; Fahmi Alatas; Zairin Zain; Situmorang,Choky; Otiq Pakis; Agus Joli; Maudy Koesnaedy; Nova Riyanti Yusuf
Keterangan : [ Tidak dicantumkan ]
Deskripsi_fisik : Film berwarna ; durasi 66 menit
Media : Film layar lebar
Subjek : [ Tidak dicantumkan ]
Bahasa : Bahasa Indonesia
Penulis_skenario : [ Tidak dicantumkan ]
Penulis_cerita : [ Tidak dicantumkan ]
Penata_artistik : Paidjo
Penata_suara : Insan Akbar
Penata_musik : Fahmi Alatas
Penata_foto : Zamroni
Penyunting : To Chang
Soundtrack : [ Tidak dicantumkan ]
Judul_lain : [ Tidak dicantumkan ]
Catatan : [ Tidak dicantumkan ]
Sumber : Katalog Film Indonesia 1926-2007 / JB Kristanto.-- Jakarta: Nalar, 2007

Betina (Kinaryosih) bekerja memberi makan sapi-sapidan membersihkan kandang dan memerah susunya. Sejak kecil, Betina sudah kehilangan fugur ayah. Sosok ayah direnggut dari kehidupan Betina gara-gara pikiran yang dituangkan dalam sebuah buku: NKRI bukan Tuhan. Ayahnya yang bekerja sebagai tentara dituduh melakukan subvesif. Penculikan itu mengguncang kejiwaan Betina dan ibunya (Tutie Kirana). Betina mudah meledak, sedangkan ibunya hidup dalam khayalan seakan sang suami akan pulang suatu hari nanti. Benih cinta Betina tumbuh saat melihat upacara penguburan pemilik peternakan tempatnya bekerja. Ia terpikat dengan seorang pria pengurus makam, padahal ia dikelilingi laki-laki yang penuh nafsu terhadap tubuhnya. Pengurus makam itu memperlakukan setiap perempuan dari keluarga yang berduka dengan penuh kasih sayang. Betina penasaran dan selalu merindukan pria pujaan hati yang tak dikenalnya itu. Setiap ada upacara kematian, Betina selalu hadir untuk bisa berjumpa dengan pria itu. Setiap libido seksualnya muncul, ia mengekspresikan dengan memeluk tubuh Dewa, sapi kesayangannya atau menari mengikuti lagu dari radio sambil membayangkan dirinya sedang dicumbu oleh pelayan makam itu. Obsesinya untuk bisa berdekatan dan dilayani oleh pengurus makam itu menuntunnya untuk membunuh ibunya, yang diintipnya berkasih-kasihan dengan pengurus makam. Upacara pemakaman ibu Betina pun dilaksanakan. Namun, pengorbanan itu tidak bisa mempertemukan Betina dengan pengurus makam yang dicarinya. Kavling kuburan sudah penuh. Pengurus makam dibunuh oleh pembantunya. Sebuah film eksperimen yang lebih menekankan suasana libido tokoh-tokohnya dan jalinan cerita tidak berjalan lurus.

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Jl. Salemba Raya 28A Kotak Pos 3624
Jakarta 10002 - Indonesia

Jam Layanan

Senin - Jumat : 09.00 - 15.00 (WIB)

Kontak Kami

(021) 929 209 79
(021) 392 7919; (021) 319 084 79 (fax)
info@perpusnas.go.id

©2015 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia